February 2017
S M T W T F S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  
Ilkom
IPB Badge
Hapuskan komersialisasi perparkiran kampus IPB Baranangsiang

Meminum jus buah disamping menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, juga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selain meminum banyak air. Dengan meminum jus buah dan sayur, selain tubuh tetap terhidrasi dengan baik, asupan serat dan nutrisi pun tetap terjaga. Namun, tidak sedikit yang salah kaprah megenai diet dengan jus buah dan sayur. Jus buah ataupun sayur bisa dirasakan manfaatnya jika tidak ditambahkan dengan pemanis apapun ke dalamnya. Selain itu, kita tetap memerlukan buah dan sayur utuh sedangkan sayur dan buah dalam bentuk jus hanya membantu melengkapi kekurangannya.

Sejak lama saya mengkonsumsi jus di setiap pagi setelah melakukan terapi minum air putih 1.2 liter. Pada saat puasa, hal ini saya lakukan beberapa saat sebelum makan sahur.

Untuk tetap menjaga kalori yang masuk seimbang, jus dapat dibuat dengan mengkombinasikan sayur dan buah. Jus yang dibuat dari sayuran hijau mengandung lebih banyak serat. Untuk menghindari rasa dan aroma yang tidak diinginkan, kita bisa mencampurnya dengan buah seperti lemon, melon, apel, dan sejenisnya.

Apapun jenis jus yang kita buat setiap hari, pastikan selalu pors jus cukup untuk sekali minum. Karena jus buah ataupun sayur akan terasa manfaatnya dalam keadaan segar saja. Jika sudah diinapkan dalam lemari pendingin, disamping rasanya kurang enak, juga patut diduga nutrisinya akan hilang.

Jika baru pertama kali membuat jus sayuran, kita bisa mencoba dengan jenis sayuran yang rasanya sudah cukup akrab di lidah. Jika sudah mulai terbiasa, kita bisa mencoba untuk menggabungkan beberapa jenis sayuran, seperti seledri, parsley, dan sebagainya. Atau timun, seledri dan apel. Wortel dan apel juga tak kalah enak dijus bersama.

Berikut kombinasi jus sayur dan buah yang pernah saya peroleh dari Internet. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply